Kesalahan

There was a problem loading image Z.

.::Berita::.

[SIARAN PERS] Ketua Second Chance Foundation Sambangi Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang, Tinjau Kegiatan Warga Binaan

Tangerang – Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIA Tangerang hari ini disambangi oleh Ibu Evi Amir Syamsudin, Ketua Second Chance Foundation. Kunjungan ini sendiri dilaksanakan pada hari Jumat, 15 Maret 2019, dan disambut langsung oleh Bapak Jumadi selaku Kepala Lapas Pemuda Tangerang, serta jajaran pejabat struktural.

Adapun maksud dari kedatangan Ibu Evi Amir Syamsudin selaku Ketua Second Chance Foundation adalah untuk meninjau langsung kegiatan pembinaan kepada para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang sedang menjalani masa pidananya di Lapas Pemuda Tangerang. Ada beberapa kegiatan pembinaan yang dipantau langsung oleh Ibu Evi Amir Syamsudin, yaitu pembinaan jahit, lukis, hingga pembuatan kerajinan tangan.

Ibu Evi Amir Syamsudin, Ketua Second Chance Foundation, mengungkapkan, “Sebagai yayasan nirlaba, Second Chance Foundation memiliki fokus untuk meningkatkan kualitas hidup para Warga Binaan Pemasyarakatan melalui berbagai program pelatihan dan pendampingan yang bersinambungan. Karenanya, kunjungan kami ini adalah untuk meninjau langsung berbagai kegiatan pembinaan di Lapas Pemuda Tangerang.”

Berbagai kegiatan pembinaan yang dilakukan di Lapas Pemuda Tangerang sendiri memang sengaja dilakukan guna mempersiapkan para Warga Binaan Pemasyarakatan setelah bebas menjalani masa pidananya kelak. Sehingga mereka bisa kembali ke masyarakat dengan tambahan bekal keterampilan, supaya nantinya diharapkan tidak akan mengulangi kesalahannya di masa lalu.

Turut Meninjau Kampus Kehidupan

Selain memantau kegiatan pembinaan di Lapas Pemuda Tangerang, istri dari Bapak Amir Syamsudin, Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia Periode 2011-2014, ini juga meninjau kegiatan perkuliahan mahasiswa Kampus Kehidupan. Kampus Kehidupan sendiri merupakan program perkuliahan sarjana (S1) bagi Narapidana di Lapas Pemuda Tangerang, hasil kerjasama antara Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) dan Universitas Islam Syeikh Yusuf Tangerang (UNIS).

Kampus Kehidupan sendiri diikuti oleh sebanyak 33 orang narapidana perwakilan dari 33 propinsi di Indonesia. 33 orang narapidana tersebut kini sedang menempuh pendidikan di Fakultas Hukum UNIS selama 4 (empat) tahun sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi untuk Program Sarjana (S1). Kedepannya, para narapidana terpilih ini tidak hanya menerima pendidikan sarjana saja, tetapi juga akan mendapatkan pendidikan profesi advokat, sehingga lahirlah advokat-advokat yang berasal dari Warga Binaan Pemasyarakatan.

Bapak Jumadi, Kepala Lapas Pemuda Tangerang, menungkapkan, “Pendidikan itu hak dasar warga negara yang harus dipenuhi oleh negara. Itu merupakan amanat konstitusi kita, tidak terkecuali bagi para narapidana yang sedang kehilangan kemerdekaannya di dalam Lapas/Rutan. Karena itu, kami sangat mengapresiasi kehadiran Ibu Evi Amir Syamsudin selaku Ketua Second Chance Foundation untuk meninjau kegiatan perkuliahan di Kampus Kehidupan.”

 

Foto-Foto Terkait:

Hubungi Kami

Jl. Lapas Pemuda No. 1
Kel. Pabuaran Tangerang 15118
Telp: 021 5523443, 55769509

Facebook Twitter Instagram Google Plus

Statistik Pengunjung

Hari iniHari ini2
KemarinKemarin158
Minggu iniMinggu ini309
Bulan iniBulan ini3313
TotalTotal93209