.::Berita::.

Kuliah Umum oleh Menteri Hukum dan HAM RI di Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang

Tangerang – Hari ini (18/10), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pemuda Tangerang disambangi oleh Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly. Kunjungan ini dalam rangka kuliah umum kepada 33 Narapidana yang akan mengikuti program Kampus Kehidupan dan 20 mahasiswa Universitas Islam Syeikh Yusuf Tangerang (UNIS).

Dalam kuliah umumnya, Yasonna H. Laoly memotivasi para narapidana agar jangan pernah putus semangat meskipun sedang menjalani hari-hari yang terbatas di dalam lapas. Beliau juga berharap agar para narapidana peserta program Kampus Kehidupan dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya hingga meraih gelar sarjana (S1) kelak.

“Walaupun kalian berada di dalam jeruji dan tembok lapas, tetap gantungkan cita-citamu setinggi langit dan harus bekerja keras dalam mewujudkan harapan-harapan itu dan melakukannya dengan baik. Tidak ada yang tahu nasib seseorang kedepannya kecuali Tuhan,” ujar Yasonna dalam kuliah umum.

Yasonna mengatakan bahwa pendidikan merupakan modal dasar seseorang untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi. Beliau juga bercerita bahwa dirinya dulu sama sekali tidak bisa berbahasa Inggris. Namun, berkat keteguhan dan kerja kerasnya, beliau bisa berkesempatan untuk kuliah hingga ke Amerika Serikat. Yasonna juga menambahkan bahwa mahasiswa UNIS juga jangan sampai kalah dengan para narapidana dalam meraih cita-cita.

“Saya akan sangat bangga jika suatu saat kelak kita bertemu, kalian sudah menjadi pengacara yang menangani kasus-kasus besar,” kata Yasonna.

Di akhir kuliah umumnya, Yasonna juga berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu dalam terwujudnya Kampus Kehidupan untuk para narapidana. (Humas Lapasda Trg)

 

Foto-foto Terkait:

 

Kampus Kehidupan Di Balik Tembok Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang

Tangerang – Dalam UU No 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan pasal 14 tertulis bahwa Narapidana berhak mendapatkan pendidikan dan pengajaran. Inilah yang menjadi dasar atas dibangunnya Kampus Kehidupan yaitu program perkuliahan sarjana (S1) bagi Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pemuda Tangerang. Kampus hasil kerjasama antara Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) dan Universitas Islam Syeikh Yusuf Tangerang (UNIS) tersebut hari ini (18/10) diresmikan oleh Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly.

“Pendidikan itu hak dasar warga negara yang harus dipenuhi oleh negara. Itu merupakan amanat konstitusi kita, tidak terkecuali bagi para narapidana yang sedang kehilangan kemerdekaannya di dalam Lapas,” ujar Yasonna H. Laoly.

Sebanyak 33 orang narapidana perwakilan dari 33 propinsi di Indosesia berkesempatan mengikuti program ini usai lulus tes seleksi yang meliputi assessment dan psikotes oleh tenaga ahli dibidangnya yang telah diselenggarakan oleh Ditjen PAS. Selanjutnya, mereka yang terpilih akan menempuh pendidikan di Fakultas Hukum UNIS selama 4 (empat) tahun sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi untuk Program Sarjana (S1). Kedepannya, para narapidana terpilih ini tidak hanya menerima pendidikan sarjana saja, tetapi juga akan mendapatkan pendidikan profesi advokat, sehingga lahirlah advokat-advokat yang berasal dari Warga Binaan Pemasyarakatan.

“Besar harapan kami supaya mereka nantinya dapat aktif dalam organisasi bantuan hukum pro-bono sehingga dapat menjadi penasihat hukum atau kuasa hukum bagi saudara-saudara mereka yang saat ini tidak berkesempatan mengikuti kuliah di Kampus Kehidupan,” kata Yasonna H. Laoly. (Humas LapasdaTgr)

 

Foto-foto Terkait:

Dirjen Pemasyarakatan Meninjau Langsung Revitalisasi Lapas Pemuda Menjadi Lapas Pendidikan

Tangerang - Hari ini (11/10), Lapas Pemuda Tangerang kembali disambangi oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan Ibu Sri Puguh Budi Utami. Kunjungan kali ini adalah dalam rangka meninjau langsung proses revitalisasi Lapas Pemuda Tangerang menjadi Lapas Pendidikan.

“Jujur perubahan di Lapas Pemuda Tangerang di luar ekspektasi saya. Saya sangat salut dengan komitmen yang ditunjukkan Kalapas Jumadi dan jajarannya,” ujar Sri Puguh Budi Utami dalam lawatannya.

Di saat yang sama, Lapas Pemuda Tangerang juga sedang melangsungkan proses assessment Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang akan menjadi mahasiswa. Dirjen Pemasyarakatan didampingi oleh Kalapas Jumadi turut memantau langsung kegiatan ini.

“Revitalisasi di Lapas Pemuda Tangerang akan menjadi proyek percontohan untuk Lapas di seluruh Indonesia. Tentu saja ini merupakan suatu hal yang membanggakan,” ujar Jumadi.

Turut hadir dalam lawatan kali ini adalah Ali Aranoval dan Dodot dari Center for Detention Studies (CDS). Kehadiran mereka bersamaan dengan kunjungan Dirjen ini adalah untuk melihat bagaimana perubahan yang telah dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan pada umumnya, serta revitalisasi Lapas Pemuda Tangerang pada khususnya. Ali dan Dodot juga ikut memuji berbagai langkah yang telah dilakukan Ditjen Pemasyarakatan tersebut.

“Saya amat memuji langkah yang telah diambil oleh Ibu Sri Puguh dan Bapak Jumadi dalam merevitalisasi Lapas Pemuda menjadi Lapas Pendidikan,” kata Ali Aranoval.

Sri Puguh juga menambahkan bahwa Ditjen Pemasyarakatan juga mengajak pihak eksternal seperti beberapa pihak seperti Second Chance Foundation, beberapa Bank dan perusahaan BUMN. Kesemuanya tentu diharapkan untuk dapat mendukung segala niat baik yang telah ditunjukkan oleh Ditjen Pemasyarakatan untuk meningkatkan kualitas layanan dan mencetak Warga Binaan yang siap pakai.

Pada akhir lawatannya, Dirjen Pemasyarakatan juga mengajak seluruh pihak yang terkait supaya terus bekerja demi kemajuan Pemasyarakatan. Seraya memotivasi Petugas Pemasyarakatan di Lapas Pemuda Tangerang untuk terus konsisten dan mampu mengemban amanah sebagai Lapas Pendidikan. (Bambang)

 

Foto-foto terkait:

Serentak Pemasyarakatan Indonesia, Ponpes At-taubah Lapas Pemuda Tangerang mengikuti doa bersama dan penggalangan dana kota Palu dan Donggala

 

Tangerang - Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIA Tangerang hari ini (30/9) menggelar giat doa bersama dan penggalangan dana duka di Pondok Pesantren At-Taubah. Giat ini dilaksanakan sebagai bentuk dukungan moril terhadap korban bencana gempa bumi dan tsunami yang meluluhlantakkan Kota Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

“Kami turut berduka cita atas bencana gempa dan tsunami yang terjadi di Palu, Donggala, dan sekitarnya,” ucap Jumadi, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIA Tangerang.

Dengan dilaksanakan kegiatan doa bersama dan penggalangan dana untuk saudara-saudara di kota palu dan Donggala juga merupakan wujud rasa syukur santri dan warga binaan saat ini untuk terus dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT, terlepas mereka masih menjalani pidana namun masih dapat memperbaiki kesalahan yang dilakukan.

Kegiatan doa bersama serentak Lapas Rutan seluruh Indoneaia dilaksanakan pada pukul 09.00 s/d selesai yang dipandu langsung dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan melalui ID Zoom Video Teleconfrence yang diikuti oleh petugas Pemasyarakatan dan WBP seluruh Wilayah Indonesia. Kegiatan diikuti oleh ± 526 orang WBP yakni santri Ponpes At-Taubah Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang.

Doa bersama ini dipimpin oleh para ustadz di Pondok Pesantren At-Taubah, serta diikuti oleh seluruh santri dan Warga Binaan.

poto-poto terkait :

Ponpes Lapas Pemuda Tangerang Gelar Doa Bersama untuk Palu dan Donggala

Tangerang - Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIA Tangerang hari ini (29/9) menggelar giat doa bersama di Pondok Pesantren At-Taubah. Giat ini dilaksanakan sebagai bentuk dukungan moril terhadap korban bencana gempa bumi dan tsunami yang meluluhlantakkan Kota Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

“Kami turut berduka cita atas bencana gempa dan tsunami yang terjadi di Palu, Donggala, dan sekitarnya,” ucap Jumadi, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIA Tangerang.

Doa bersama ini dipimpin oleh para ustadz di Pondok Pesantren At-Taubah, serta diikuti oleh seluruh santri dan Warga Binaan.

Selain doa bersama untuk saudara-saudara di Kota Palu dan Donggala, kegiatan yang dilaksanakan pada ba'da isya ini juga merupakan wujud rasa syukur para santri dan Warga Binaan. Kegiatan ini juga menjadi upaya mereka untuk terus dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT, terlepas dari masa pidana yang masih dijalani. (Bambang)

 

Foto-foto terkait:

Hubungi Kami

Jl. Lapas Pemuda No. 1
Kel. Pabuaran Tangerang 15118
Telp: 021 5523443, 55769509

Facebook Twitter Instagram Google Plus

Statistik Pengunjung

Hari iniHari ini75
KemarinKemarin118
Minggu iniMinggu ini947
Bulan iniBulan ini3093
TotalTotal51332